Kesatria” dalam menjalankan kehidupan sehari-har harus dengan sikap sopan dan santun, menjaga tata-krama dan dengan itikad membantu, menolong serta melindungi tanpa pamrih kepada semua orang.
Berbudi yang luhur dari kata budi dan luhur / suci.
Budi adalah sebagian watak Rasulullah artinya terang, sebagai obornya jiwa
manusia. Baca Selengkapnya-KLIK DISINI !
Berbudi baik dari lubuk hati yang paling dalam dapat dilihat
dari raut wajah seseorang, pikiran seseorang, penciptaan seseorang, cipta /
berfikir menjadi alat jiwa yang menghubungkan batin kita dengan Allah di lubuk
hati yang menjadi pusat kekuatan manusia dari dalam hati.
Adapun kata luhur, adalah sifat Allah. Jadi berbudi
yang luhur maksudnya agar manusia selalu berusaha mirip dengan watak-watak atau
sifat-sifat Allah Yang Maha Esa, kita memberikan kasih sayang / peduli dengan
segala perhatian kepada sesama makhluk (manusia, binatang, tumbuhan dan kehidupan
alam seisinya) sifat Allah yang suci, adil, tidak membeda-bedakan derajat,
besar kecil, si kaya si miskin, diperlakukan seperti saudara sendiri, tetapi
juga tidak menghilangkan sopan santun dan kesusilaan, tatakrama, suka menolong
dan melindungi tanpa pamrih apapun jenis pengorbanannya, yang menuju
kesejahteraan. Adapaun korban tadi tidak hanya berwujud harta, tenaga dan
pikiran, tetapi bilamana perlu, juga sampai jiwa kita. Semua itu pelaksanaannya
tanpa terdorong oleh hawa nafsu, tanpa pamrih atau hanya ingin mencari nama tetapi
dengan hati yang bersih yang diperoleh berkat taat kepada semua petunjuk serta
ajaran Rasulullah.
yen sira ngko den dadi apa apa iku hake sira.. yen sira ngko ora den dadi apa-apa iku hake sira.. ora bisa ana kang ngalang-ngalangi hake sira iwal sira lan pangeran ira.......
BalasHapus